Desain ProdukFesyenIndustri KreatifKriyaPelaku Kreatif

Kisah Inspiratif dari Anne Avantie, Tokoh ‘Fesyen’ asal Indonesia

Indiekraf.com – Dalam dunia fesyen, tentu nama Anne Avantie sudah tak bisa dilepaskan dari rentetan desainer kondang asal Tanah Air. Keahliannya dalam merancang kebaya juga tak perlu diragukan lagi. Bukan hanya di Indonesia, bahkan rancangan karya Anne Avantie sudah diakui pula di luar negeri. Predikat yang ia sandang sebagai ‘Desainer Kebaya Ternama’ juga tak lekang oleh waktu.

Pasalnya, Anne memang sudah memulai karirnya lebih dari 30 tahun lamanya. Di tahun 2018 silam, ia merayakan 29 tahun berkarya dengan melakukan pagelaran pameran 100 kebaya hasil buatannya. Pagelaran tersebut bertajuk Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Meski begitu, kisah Anne tak selalu mulus. Siapa sangka bahwa dirinya pernah mengakui bahwa ia hanya mengenyam pendidikan formal hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP)?

Berbakat Sejak Kecil

Meskipun begitu, perempuan kelahiran Semarang ini bisa mengembangkan bakatnya di dunia fesyen. Sejak Sekolah Dasar (SD), ia mulai menunjukkan bakat terpendamnya dengan membuat hiasan rambut karyanya sendiri. Tak hanya itu, ada sosok Ibu yang selalu mendukung Anne dalam mengembangkan bakatnya.

Baca Juga 5 Situs Freelance untuk Menambah Penghasilan

Memulai Karir dengan Membuat Kostum

Pada awalnya, Anne mendapatkan beberapa tawaran untuk membuat kostum panggung dari grup vokal dan grup tari di sekolah. Tak hanya itu, ia juga kerap diminta untuk membuat rancangan mode di beberapa ajang hiburan remaja di Kota Solo. Perlahan tapi pasti, akhirnya Anne membuat usaha dengan modalnya sendiri. Saat itu Anne benar-benar mengerahkan usahanya secara total untuk terjun ke dunia fesyen. Usaha tersebut ia mulai di rumah kontrakan dengan bermodalkan dua buah mesin jahit. Usaha tersebut ia namakan ‘Griya Busana Permatasari’. Namun, kondisi finansialnya sempat tak menentu akibat kejadian di tahun 1998. Di tahap ini akhirnya ia mencoba bangkit dan mulai ‘berkenalan’ dengan kebaya hingga akhirnya ia fokus membuat kebaya tersebut

Membuka Butik Sendiri

Menuai hasil kerja kerasnya, dari tahun 1998 hingga 2010 silam, Anne telah membuka butiknya sendiri. Butik tersebut terletak di Grand Indonesia dan Mall Kelapa Gading. Bukan hanya itu, Anne sendiri telah memiliki toko dengan nama ‘Pendopo’ yang di dalamnya khusus menjual produk seni karya Usaha Kecil Menengah (UKM).

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button