Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri Kreatif

Kolaborasikan Pemda dengan Startup Lokal, Hub.id Masih Hadapi Tantangan Ini

Indiekraf.com – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersiap untuk bisa memediasi kerja sama antara industri rintisan (startup) dengan pemerintah di daerah, melalui program Hub.id.

Seperti dilansir dari Vivanews, saat ini Hub.id sudah berkolaborasi dengan enam pemerintah kota (pemkot) yaitu, Medan, Bandung DI Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dan makassar.

Melalui Hub.id, pemerintah pusat menaruh harapan, agar bisa membuat kolaborasi yang positif antara startup lokal dengan pemerintah daerah. Sehingga dapat memaksimalkan potensi serta mendorong transformasi digital dan inovasi bisnis di enam, kota tersebut pada khususnya.

“Salah satu fitur yang khusus dari Hub.id adalah membawa teman-teman startup untuk bertemu enam pemkot dan menggali potensi kolaborasi,” ujar Ketua Tim Business Matchmaking Luat Sihombing di Jakarta, Senin, 13 Juni 2022.

Simak Juga:

Dalam kerangka berpikir Luar, Pulau Jawa masih menjadi yang paling dominan dalam jumlah startup, sehingga mengenalkan bisnis model serta inovasi baru kepada enam pemkot tersebut, demi menjaga kemerataan persebaran bisnis rintisan di Tanah Air. .

“Program Hub.id, melalui berbagai mitra dan strategi komunikasi yang dimiliki, terus mendorong informasi ini agar sampai ke seluruh daerah di Indonesia. Sebagai contoh lewat komunitas startup seperti coworking space, media sosial, dan kanal-kanal pemberitaan,” jelas dia.

Lewat Hub.id, nantinya para peserta akan diberikan jangka waktu 4 hari untuk bisa blusukan dengan menetap di daerah, sehingga akan mampu lebih mengenali dan mendalami potensi yang ada di sana.

“Jadi, bentuk kerja samanya enggak harus komersial. Terkadang, startup itu butuh endorse dari pemda/pemkot,” ungkap Luat.

Walaupun seperti itu, Luat mengakui masih ada tantangan dari program kolaborasi ini. Salah satu yang utama adalah masih kurang aktifnya peran serta pemerintah daerah merespon Hub.id sendiri

“Teman-teman startupnya ada, penyedia teknologinya juga ada, tapi masalahnya ada di mereka (pemda/pemkot),” tegasnya.

Related Articles