Kabar KreatifKreatif TourismWisata Kreatif

Lingkaran Piknik Ragunan, Siasat Antisipasi Kerumunan

Indiekraf.com – Libur lebaran adalah hal yang paling ditunggu oleh masyarakat. Selain untuk merayakan ‘Hari Kemenangan’, hari libur ini juga biasa dimanfaatkan untuk ‘family time’. Salah satu destinasi wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi adalah Taman Margasatwa Ragunan. Dalam mengantisipasi keramaian di lokasi tersebut, pihak Ragunan sengaja membuat ‘Lingkaran Piknik’. Lingkaran piknik Ragunan ini ternyata menjadi perbincangan di media sosial, lho.

Lingkaran Piknik Ragunan, Siasat Untuk Antisipasi Kerumunan

Taman Margasatwa Ragunan tampaknya sudah jadi langganan destinasi liburan bagi warga Jakarta. Akan tetapi, di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, banyak hal yang harus diperhatikan dalam berlibur. Untuk mengantisipasi adanya kerumunan, pihak Ragunan sengaja membuat sebuah lingkaran piknik nih.

Lingkaran piknik Ragunan ini bertujuan untuk menata pengunjung sekaligus meminimalisir adanya tumpukan kerumunan. Lingkaran ini bisa digunakan oleh para pengunjung untuk bersantai seperti melakukan piknik bersama keluarga. 

Terlihat Lingkaran Piknik Ragunan di Instagram Pemprov DKI Jakarta

Dilansir dari CNN, petugas di Taman Margasatwa Ragunan memberikan keterangannya. Wahyudi Bambang selaku petugas Pelayanan Informasi dan Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan menjelaskan tujuan dari lingkaran piknik. “Lingkaran itu untuk menjaga jarak antarpengunjung,” ungkapnya.

Adanya lingkaran piknik Ragunan ini juga terlihat di media sosial Pemprov DKI Jakarta. Melalui unggahan mereka, terlihat beberapa foto dari lingkaran piknik yang disediakan oleh pihak Ragunan. “Lingkaran-lingkaran telah disiapkan sebagai batas untuk pengunjung @ragunanzoo di taman. Jangan juga menyentuh area pembatas kandang, ya.” tulis mereka di kolom caption.

Diberlakukan Pembatasan Jumlah Pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan

Dibuatnya lingkaran piknik Ragunan ini juga ternyata untuk memaksimalkan protokol kesehatan lho. Hal ini dibuktikan dengan jarak antar-lingkaran yang dibuat sejauh dua meter. Meski sudah melakukan antisipasi ini, pihak Taman Margasatwa Ragunan juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Dalam lahan seluas 147 hektare, pihak Ragunan hanya membuka kuota sekitar 30 persen saja. 

Angka tersebut bahkan sudah mencapai 30 ribu pengunjung dari rata-rata 100 ribu pengunjung di hari biasa. “Kami ambil rata-rata estimasinya 30 persen dari kunjungan libur Lebaran itu jadi sekitar 30.000 orang,” kata Wahyudi.

Baca Juga Ada yang Baru di Taman Bumiaji, Kota Batu, Apaan tuh?

Related Articles