Digital KreatifIndustri KreatifTips Kreatif

Menjalankan Bisnis Lewat Crowdfunding 

Di masa yang cukup sulit seperti sekarang, perekonomian di Indonesia cukup banyak terdampak. Beberapa sektor usaha banyak mengalami kelumpuhan. Mau tak mau, pelaku usaha harus mengatur siasat untuk tetap menjaga usahanya agar kondisinya tidak semakin memburuk. Dalam mengambil beberapa keputusan pun, perusahaan tidak bisa mengambil keputusan secara sembarangan. Pertimbangan tertentu serta strategi perlu diterapkan secara ketat agar kondisi perusahaan tetap prima. Dalam dunia perusahaan maupun bisnis kreatif, tak hanya ide strategi yang perlu dikuatkan. Modal usaha menjadi salah satu poin penting untuk diperhatikan.

Sebuah modal usaha memiliki filosofi seperti akar pohon, dimana ketika akarnya mulai rapuh, maka pohon tak dapat lagi berdiri dengan sempurna. Sebegitu penting modal usaha dalam dunia bisnis dan perusahaan. Namun, mengumpulkan modal bukan lah hal yang mudah terutama di masa pandemi seperti saat ini. Salah satu cara yang ternyata bisa dilakukan untuk menyiasati permodalan adalah dengan sistem crowdfunding. Cara ini berupa pendanaan usaha yang mana modal tersebut dimiliki oleh beberapa pemilik modal. Dengan begitu, modal yang telah dikumpulkan akan diberikan untuk kebutuhan penunjang berjalannya suatu bisnis.

Untuk beberapa usaha, banyak pula yang mengandalkan pinjaman bank sebagai cara yang cukup mudah untuk menjalankan bisnis. Namun, di masa pandemi sepertinya hal tersebut bukan menjadi pilihan pertama lagi untuk para pelaku bisnis. Bagaimana sebenarnya cara kerja dari crowdfunding? Berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti.

  • Merancang Proposal Usaha

Pertama, kamu perlu menyiapkan proposal mengenai usaha yang kamu lakoni. Tentunya, kamu perlu membuatnya semenarik mungkin serta harus memiliki nilai informasi yang cukup. Hal – hal yang bisa mencakup isi proposalnya antara lain jenis dan tujuan bisnis, manajemen bisnis sampai prospek kedepan mengenai bisnis kamu. Informasi yang lengkap dan mendetil bisa menjadi nilai tambah agar pembaca bisa lebih mengerti isi proposal.

  • Pendaftaran ke Situs Crowdfunding

Setelah membuat proposal, kamu dapat mendaftarkan usahamu ke situs crowdfunding. Ada beberapa situs di Indonesia dan kamu bisa mencoba untuk mendaftar ke salah satunya. Jangan lewatkan untuk selalu meninjau situs – situs tersebut terlebih dulu untuk memastikan bahwa situs yang kamu tuju aman dan terpercaya.

Baca Juga

  • Unggah dan Pantau Perkembangan Proposal

Tahap selanjutnya adalah mengunggah proposal usaha ke situs yang sudah kamu pilih. Tidak hanya sampai di situ, kamu perlu memantau perkembangan proposalmu secara rutin. Jika calon pemilik modal memiliki beberapa pertanyaan terkait bisnis yang kamu jalani, jangan sungkan untuk membalasnya dengan jawaban yang jelas. Buatlah pemilik modal merasa bahwa bisnismu memiliki prospek yang jelas. Jika pemilik modal tertarik dan menyetujui syarat dan ketentuan yang kamu lampirkan, maka modal bisa langsung ditanamkan melalui proses – proses tertentu.

Platform pendanaan bersama tentunya akan sangat membantu kamu untuk memiliki peluang dalam mendapatkan investor. Cara ini tentunya juga sangat cocok untuk kamu coba di tengah pandemi seperti sekarang. Jangan ragu dan tetap optimis untuk mencoba cara – cara di atas ya. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga informasi lainnya via Instagram kami di @indiekraf !

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button