Digital KreatifFilm Animasi dan VideoIndustri KreatifKabar KreatifSeni Pertunjukan

Produksi Di Tengah Pandemi, Satria Gatotkaca Disorot Media Internasional

Indiekraf.com – Industri film saat ini memang tengah terhambat. Bagaimana tidak, kini hampir seluruh bioskop layar lebar masih belum bisa dibuka mengingat pandemi yang tak kunjung usai. Di tengah berita ini, film Satria Dewa Gatotkaca justru membawa kabar gembira. Dikabarkan film asli Indonesia ini telah memulai proses produksinya!

Sebelumnya, film Satria Dewa Gatotkaca sempat menggegerkan dunia perfilman lantaran mereka menggaet salah satu aktor muda berbakat, Rizky Nazar sebagai pemeran utama. Beselang lama, akhirnya penggemar bisa menikmati teaser baru dari film ini dengan durasi 6 menit dan ditayangkan di platform YouTube. Tak hanya mendapat perhatian dari masyarakat dalam negeri, ternyata film ini juga menarik media luar negeri lho.

Rene Iskak selaku Eksekutif Produser Satria Dewa Studio mengaku bangga dan bahagia mengenai pemberitaan dari media di luar Indonesia. “Sebagai warga Indonesia, tidak ada yang lebih membahagiakan saya bisa melihat Pahlawan Indonesia diterima di panggung Internasional dan membawa kebanggaan bagi bangsa,” ucap Rene. Ia juga berharap bahwa tak hanya karakternya, namun juga daya tarik cerita dalam jagad Satria Dewa ini bisa dinikmati tak hanya oleh warga Tanah Air namun juga internasional.

Baca Juga Cover ‘Fools’ oleh Renjun NCT Dream Trending di YouTube

Ternyata, film Gatotkaca ini memang sudah dilirik oleh media internasional. Hal itu ditunjukkan dari adanya artikel dari Variety dengan judul “Indonesian Film Franchise ‘Satria Dewa’ Begins Shooting Under Strict Protocols”. Dalam artikel tersebut, Variety bahkan mengungkapkan besarnya biaya yang diperlukan untuk memproduksi film garapan dari Sutradara tersohor, hanung Bramantyo tersebut.

Dalam artikelnya, Variety memaparkan hasil wawancaranya dengan Rene Iskak. Rene menyebutkan bahwa dalam proses produksi film ini harus memperhatikan tindakan pencegahan yang ketat untuk para kru. Pemeran dan juga kru pun perlu menjalani proses karantina di lokasi selama dua minggu sebelum melakukan shooting, meskipun pengambilan gambar dilakukan sebagian besar di lokasi dan studio yang tertutup. Selain penggunaan masker, proses produksi juga menerapkan pemeriksaan suhu tubuh, menjaga jarak sosial di luar layar, dan melakukan swab test setiap minggunya.

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button