Desain Komunikasi VisualDesain ProdukDigital KreatifIndustri KreatifInsightKabar KreatifKota KreatifKriyaMbois MediaPelaku KreatifTelevisi dan Radio

Radio Vintage Buatan Cone Jarot Asal Malang Laris Dipasaran

Indiekraf.com – Cone Jarot sukses memproduksi sebuah radio vintage kekinian yang banyak digemari oleh masyarakat. Pria asal Kota Malang tersebut mengaku mengawali bisnis tersebut dari hobi bongkar pasang radio lama. Dari hobi tersebut ternyata bisa memberikan penghasilan tambahan untuknya.

Cone Jarot telah memulai hobi bongkar pasang radio sejak empat tahun yang lalu. Selama itu, Ia telah belajar berulang kali untuk sebuah radio vintage yang bagus. Namun, perjalanan tidak begitu mudah. Cone kerap mengalami banyak kesulitan saat membetulkan radio dikarenakan banyak kondisi komponen yang rusak.

Baca juga Bermotif Ikon Kota Malang, Batik Blimbing Diminati Mancanegara

Karena kerap mengalami kesulitan untuk memperbaiki radio lama, Cone kemudian terbesit untuk membuat radio baru dengan model vintage. “Belajar dari kesulitan itu akhirnya terbesit ide mengapa tidak membuat radio baru di model dengan gaya vintage. Sehingga menimbulkan kesan lama,” ujarnya (Dikutip dari malangkota.go.id).

Cone pun berusaha untuk membuat radio dengan desain vintage namun kekinian. Ia pun menambahkan beberapa elemen pendukung seperti fitur karaoke, stereo, port USB, hingga SD card. “Setelah saya buat beberapa radio vintage banyak yang minat untuk membeli. Akhirnya sekitar dua tahun lalu kami mulai memproduksi,” jelas Cone.

Baca juga 10 Film Original Netflix Terbaik Sepanjang Masa

Pada awal pembuatanya, Cone memilih untuk menggunakan kayu bekas sebagai elemen utama vintage radio buatan. Namun, selama perjalanan waktu Ia mulai untuk menggunakan kayu yang berkualitas agar memberikan kesan yang premium. Langkah tersebut ternyata berhasil menarik minat beli banyak masyarakat. Radio vintagenya pun laris dipasaran.

Padahal radio vintage yang dibuat oleh Cone Jarot memiliki harga yang relatif mahal, sekitar 2,5 juta rupiah per unit. Namun harga tersebut tidak menurunkan minat para calon pembelinya. “Kurang lebih sudah ada sekitar seratusan produk radio yang kami buat dan sudah dibeli. Rata-rata pembeli radio buatan kami adalah kalangan menengah ke atas,” tegasnya.

Selain itu, radio vintage buatanya juga terus mendapatkan banyak permintaan. “Masih ada saja yang pesan radio pada kami. Padahal promosi selama ini masih belum kami lakukan. Orang tahu produk kami biasanya masih dari cerita mulut ke mulut,” ujar Cone.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Radio Vintage Buatan Warga Sukun Laris Manis – Pemerintah Kota Malang

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button