Acara KreatifIndustri KreatifKabar KreatifKota Kreatif

Rakornas ICCN Berikan Semangat Baru Untuk Membangkitkan Ekonomi Kreatif Indonesia

Indiekraf.com – ICCN sebagai salah satu jejaring komunitas kreatif yang ada di Indonesia terus berupaya untuk memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah selalu aktif untuk berkolaborasi dengan orang-orang kreatif di nusantara. Sebagai upaya untuk memperkuat visinya, para anggota dan pengurus ICCN yang terdiri dari akademisi, pebisnis, komunitas, pemerintah pusat dan daerah, serta media, dari seluruh Indonesia berkumpul dalam momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2020 di Banyuwangi, Jawa Timur.

Rakornas tersebut merupakan bentuk untuk memperkuat sinergi antara kalangan internal ICCN dengan para anggotanya. Acara tersebut diselenggarakan secara hybrid, yaitu terdapat sebagian kecil yang hadir di Banyuwangi, dan sebagian besarnya lagi hadir secara daring. Protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah juga telah diterapkan secara ketat.

Salah satu agenda yang dilakukan dalam acara Rakornas tersebut adalah menggelar Seminar Nasional yang berada di Villa So Long. Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, dalam sambutanya menyampaikan bahwa semangat kreativitas dan kolaborasi antar stakeholders harus terus ditingkatkan.

Baca juga ICCN Bergegas Pulihkan Keadaan Ekonomi di Sektor Industri Kreatif

“ICCN adalah jejaring forum lintas komunitas kreatif yang ingin berkontribusi memastikan ¬†pembangunan kota/kabupaten di Indonesia ini bertumbuh dibangun dengan kreativitas. Kita memiliki kekayaan luar biasa yang tidak dimiliki oleh bangsa lain, yang menjadikan bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas. Kita tersebar di 17.000 pulau, tersebar dengan ragam 1.300 tradisi, 700 lebih bahasa, 300 ethnic group, dan teradministrasi di 514 kabupaten/kota. Sehingga apabila kita ingin menjadikan Indonesia kreatif, kita bangun dari kota/kabupaten, dan ini yang kita lakukan dengan semangat kreativitas komunitas, yang tentunya bersinergi dengan stakeholders lainnya, yaitu pemerintah, sektor bisnis, akademisi, dan media,” ujar Fiki.

Acara Seminar Nasional tersebut dihadiri oleh para pemimpin nasional dan daerah, antara lain Teten Masduki (Menteri Koperasi dan UKM), Fiki Satari (Ketua Umum ICCN), Emil Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), dan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi). Seluruh pengisi acara dan peserta terus berdiskusi dan berbagi ilmu untuk mencari solusi agar perekonomian Indonesia bisa bertahan dan bangkit dari dampak pandemi Covid-19, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga Indonesia Pulih bersama 200+ Kota/Kabupaten Jejaring ICCN

Upaya untuk membangkitkan kembali perekonomian telah dilakukan oleh semua pihak, salah satunya oleh Pemerintah Banyuwangi. Melalui Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyampaikan bahwa segala inovasi telah mereka ciptakan.

“Kita tidak punya lembaga inovator seperti ITB, UGM. Kita tidak punya Unair, Brawijaya, dan kampus-kampus besar. Tapi kami yakin kami punya ribuan PNS, yang dengan cara-cara tertentu PNS ini menjadi instrumen yang dahsyat untuk melakukan inovasi di suatu daerah. Maka oleh karena itu, inovasi yang berbasis lokal dari PNS dan rakyat inilah kemudian kami terus gerakkan. Alhamdulillah menghasilkan 400 inovasi lebih yang ada di Kabupaten Banyuwangi dan terukur dengan beberapa dampak,” ujar Azwar.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button