Industri KreatifKabar KreatifKota KreatifKreatif Tourism

Simak Upaya Pemerintah Pulihkan 5 Destinasi Super Prioritas Pasca Pandemi Covid-19

Indiekraf.com – Pariwisata adalah salah satu sektor yang sangat terdampak akibat adanya pandemi Covid-19. Sepanjang tahun 2020 ini, telah banyak tempat wisata di Indonesia yang terpaksa tutup. Meski begitu, Pemerintah masih tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang bisa mendukung sektor pariwisata Indonesia.

Baca juga Wajib Catat! Ini Dia Hal Penting Yang Kalian Harus Tahu Sebelum Berwisata Ke Candi Borobudur

Pemerintah sangat serius dalam memulihkan sektor pariwisata di Indonesia. Salah satu fokus Pemerintah adalah untuk memulihkan lima destinasi wisata super prioritas, yaitu Danau Toba, Likupang, Borobudur, Labuan Bajo, dan Mandalika. Dilansir dari beritasatu.com, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur untuk mendukung program wisata super prioritas akan dituntaskan hingga akhir tahun 2020.

“Lima destinasi wisata super prioritas ini kita tuntasin betul sampai akhir tahun, sehingga nantinya kita harapkan ini bisa bagus. Misalnya menyangkut restorannya, tempat tinggalnya, kebersihannya, dan toiletnya, sehingga orang yang datang ke sana akan berulang kembali datangnya,” kata Luhut Binsar Panjaitan.

Baca juga Demi Kembali Bangkitkan Sektor Wisata di 2021, Ternyata Ini Upaya Pemerintah

Pemulihan sektor pariwisata juga akan mendapat perhatian serius dari Kemenparekraf. Dikutip dari inews.id, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan jika pemulihan ekonomi di sektor pariwisata akan menjadi program besar pemerintah di tahun 2021 nanti.

“Program ke depan akan difokuskan pada pemulihan pariwisata terutama mengembangkan 5 destinasi prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang,” kata Wishnutama.

Lebih lanjut, tahap pemulihan tersebut akan fokus pada perkembangan aspek 3A (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas). Selain itu, Wishnutama juga menekankan untuk meningkatkan promosi dan partisipasi pelaku usaha swasta untuk membantu memulihkan kembali sektor pariwisata Indonesia.

Wishnutama menyampaikan jika pemulihan sektor pariwisata ini tidak sekedar tentang pembangunan infrastruktur saja. Menurutnya, ada hal yang lebih penting yaitu meningkatkan interpretasi terhadap tempat wisata.

“Storynomics tourism, misalnya, yang merupakan sebuah formula pendekatan pariwisata yang mengedepankan narasi, konten kreatif, dan kehidupan budaya, serta menggunakan kekuatan budaya sebagai DNA destinasi,” kata Wishnutama.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Infrastruktur 5 Destinasi Super Prioritas Dituntaskan Hingga Akhir 2020
[2] Menparekraf: Pemulihan Ekonomi Pariwisata Fokus di 5 Destinasi Super Prioritas

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button