Acara KreatifAplikasi Digital dan GameDesain Komunikasi VisualDigital KreatifIndustri Kreatif

Tips Membuat UI Kit Untuk Pengembangan Aplikasi Digital

Indiekraf.com – Di era modern seperti sekarang, pengembangan sebuah aplikasi digital terus mengalami peningkatan. Saat ini, telah lahir puluhan atau bahkan ratusan aplikasi baru setiap bulanya. Selain programer, peran seorang desainer dalam mengembangkan aplikasi digital sangatlah penting.

Salah satu contoh peran desainer dalam pengembangan aplikasi digital adalah dengan membuat UI/UX design. UI (User Interface) adalah  bentuk tampilan visual utama yang menjembatani sistem dengan pengguna. Sedangkan UX adalah sebuah proses untuk membuat sistem agar para pengguna merasakan kepuasan saat memakai aplikasi kita.

Baca juga Semua Perusahaan Membutuhkan Praktisi di Bidang User Experience (UX), Ini Alasanya!

Untuk mempelajari lebih lanjut, DILo Malang menggelar webinar #NgalamTalks01 dengan tema “Build UI Kit for Your Own Team and Fasten Your Project”. Event online ini menghadirkan Anggita Satriya K., UX Designer & Product Manager TanahAir Studio pada hari Jum’at (22/01) kemarin.

Khusus dalam UI, proses membuat UI Kit sangat penting untuk dilakukan. UI Kit adalah kumpulan berbagai macam elemen UI yang meliputi Typography, Color Palette, Icons, Forms, button, white space, dll. Salah satu manfaatnya adalah agar para desainer bisa mengetahui dengan jelas apa saja yang akan mereka lakukan serta panduan jelas saat mengembangkan sebuah aplikasi digital.

Anggita mengatakan terdapat 4 tahapan yang bisa kita lakukan saat membuat UI Kit. Pertama adalah jelaskan siapa saja yang nantinya akan menggunakan UI Kit tersebut. Kedua, jelaskan visi dan misi secara jelas. Ketiga, tentukan design principle yang akan digunakan. Dan yang keempat, jelaskan mengenai design style secara rinci.

Baca juga Pengaruh UI/UX Design Terhadap Performance Sebuah Produk Digital

Selain itu, Anggita juga menyampaikan bahwa dalam pembuatan UI Kit juga tak lepas dengan proses riset. Kita harus melakukan research atau riset mengenai latar belakang masalah yang akan kita pecahkan. Kemudian menentukan tujuan serta hipotesis berdasarkan hasil riset kita. Tak lupa dalam tahap akhir untuk membuat dokumen report serta rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.

Dokumen report dan rekomendasi sangat diperlukan dalam proses pengembangan sebuah produk. Dokumen ini mampu memberikan masukan dan arahan nantinya kepada tim agar tidak melakukan hal yang sudah dilakukan. Dengan begitu, proses pengembangan produk akan menjadi lebih efektif.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button