Tips Kreatif

Tips Menyusun Artikel SEO di Saat Pandemic Covid19

Ini yang kamu perlu perhatikan ketika membuat sebuah Artikel yang SEO di saat Pandemic saat ini

Indiekraf.com | Anda sudah selesai menyusun artikel, sekarang Anda sedang bersiap untuk mengunggahnya ke website/blog. Tapi tunggu dulu… Apakah artikel Anda sudah cukup SEO friendly? Bisakah Anda menjamin, apabila users mengetikkan keyword yang relevan dengan topik tulisan Anda, maka artikel Anda akan muncul di daftar paling atas halaman hasil pencarian? Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar artikel dikatakan SEO friendly. 7 tips berikut barangkali bisa membantu Anda.

 1. Lakukan Keyword Research

 

Sebelum mulai menyusun artikel, pastikan Anda telah melakukan keyword research. Layaknya pijakan, keyword research memandu Anda untuk menghasilkan tulisan yang fokus, sistematis dan tepat sasaran. Kumpulkan keyword yang relevan dengan topik Anda dan punya search volume yang tinggi. Temukanlah keyword apa yang paling banyak dicari oleh audiens Anda. Anda dapat memanfaatkan Google Keyword Planner sebagai alat untuk melakukan keyword research.

Anda perlu tahu bahwa setidaknya ada 4 motif mesin pencarian (Search Intent), yaitu transaksi, perbandingan harga, navigasi dan informasi.

  • Transaksi
    Motif ini merupakan motif yang tertinggi. Users yang mengetikkan keyword berkategori ini, berarti mereka sedang bersiap untuk melakukan transaksi terhadap suatu produk atau jasa. Contoh: “beli baju koko murah”, “jasa kirim barang murah”.
  • Perbandingan harga
    Sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian, umumnya users akan membandingkan harga di pasaran. Contoh: “harga samsung A8”
  • Navigasi
    Motif navigasi biasanya terjadi jika users ingin mengunjungi situs web tertentu. Contohnya: “login facebook”
  • Informasi
    Motif ini biasanya terjadi jika users membutuhkan informasi yang cepat. Misalnya “apa itu keyword research”, “teknik SEO”

2 . Buat User Persona

User persona merupakan dokumentasi karakteristik user. User persona diperlukan untuk mengetahui siapa target pasar Anda. Selain itu, aktivitas ini juga bertujuan untuk menggali ekspektasi, harapan, motivasi dan perhatian para target audiens. Apabila kebutuhan users sudah dapat Anda tangkap, akan lebih mudah memetakan keyword mana yang paling tepat sasaran. 

Misalnya: user X berjenis kelamin perempuan, berusia 20 tahun, seorang mahasiswa yang hobi membaca buku dan gemar berselancar di dunia maya.

Berdasarkan dokumentasi itu, User persona berperan dalam menyimpulkan apa dan bagaimana kebutuhan user X tersebut. 

3.  Buat Kalimat Judul yang Atraktif

Susunlah kalimat judul yang atraktif. Tidak ada salahnya untuk menambah kata-kata emotif seperti terbaru, terbaik, terpercaya, dan semacamnya. Setidaknya kalimat judul harus mengandung 1 keyword agar tetap SEO friendly.  Jangan lupa untuk membuat judul halaman dan judul untuk Search Engine. 

4. Manfaatkan Link Internal dan Link Eksternal

Ada kalanya tambahan link baik internal maupun eksternal diperlukan untuk memberikan uraian lebih dalam tentang topik artikel. Di sinilah Anda punya peluang untuk memancing lebih banyak audiens. 

Optimalkan fungsi link internal, yaitu link yang merujuk pada blog/situs Anda. Jika diklik, maka pembaca akan dibawa ke web Anda sendiri.

Sementara link eksternal yaitu link yang apabila diklik akan membawa pembaca ke web/blog orang lain. Anda bisa memanfaatkan link eksternal untuk kutipan-kutipan, statistik dan referensi dari media lain. 

5. Perhatikan Kualitas Gambar

Anda bisa juga memasukkan gambar-gambar ilustrasi agar tulisan tidak tampak monoton. Sebelumnya, pastikan dulu nama file gambar dan sesuai dengan keyword yang Anda pakai. Perhatikan juga ukuran gambarnya. Jangan sampai kecepatan website jadi rendah karena ukuran gambar yang terlalu besar. 

6. Unggah Konten yang Relevan Secara Konsisten

Anda perlu memproduksi konten yang relevan secara terus menerus. Seperti portal-portal berita yang banyak dikunjungi karena selalu menyajikan berita terbaru, demikian pula dengan website Anda. Produksi konten secara konsisten, setidaknya 2-3 konten tiap minggu.

7. Monitor Hasilnya

Terakhir, Anda perlu memantau apakah website Anda sudah muncul di Search Engine saat Anda mengetikkan keyword target.Tidak berhenti sampai di situ, pelajari juga bagaimana karakteristik artikel pada 10 website teratas yang muncul di halaman hasil pencarian. Adopsilah pada tulisan Anda, lalu tambahkan poin yang bisa membuat artikel Anda menjadi lebih lengkap dan komprehensif. 

Sejatinya tujuan menyusun artikel adalah agar dibaca oleh users. Akan sangat disayangkan jika artikel yang sudah disusun susah payah, tetapi jumlah viewersnya masih rendah. Anda pasti menginginkan supaya users langsung tertuju pada situs Anda ketika mereka membutuhkan informasi tertentu. Untuk itulah Anda perlu membuat artikel yang SEO friendly. Di samping itu, Anda juga perlu membangun ciri khas dan karakter tulisan yang kuat agar punya sisi keunikan dibandingkan dengan artikel-artikel lainnya. 

 Penulis : 

Lisa Novita Sari
Content Management Labs
in Collaboration with @indiekraf

Baca Juga :

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button