Desain ProdukDigital KreatifIndustri KreatifKabar KreatifPelaku Kreatif

Yoyok Rubiantono, Mulai dari Jual Panci Sampai Bisa Ekspor

Indiekraf.com – Yoyok Rubiantono kini sudah banyak dikenal di kalangan industri kreatif Tanah Air. Namun, sosoknya yang rendah hati serta ramah ternyata mampu menginspirasi banyak orang. Sudah tahukah kamu tentang sang pendiri dari Yoshugi Media Group ini? Intip jejak perjalanannya, yuk.

Yoyok Rubinatono, CEO dari Yoshugi Media Group
Sumber : Facebook Yoshugi Media Group

Yoyok Rubiantono Memulai Karir Sebagai Engineer

Tak banyak orang yang tahu, Yoyok yang saat ini menduduki posisi CEO dulunya memulai karir dari pekerjaan yang cukup rumit. Menjadi seorang engineer di sejumlah perusahaan swasta ternama membuat dirinya menyadari hal yang cukup penting. Ia berpikir bahwa perusahaan-perusahaan terkenal ini butuh waktu yang cukup lama untuk berada ‘di atas’. 

Hal itulah yang mendorong dirinya untuk resign dan mencoba memulai usahanya sendiri. Dengan keterbatasan modal yang ia miliki, pada akhirnya ia tetap memberanikan diri untuk memulai usaha dengan modal seadanya.

Bermodalkan Tekad dan Semangat

Keterbatasan tak membuat Yoyok Rubiantono merasa terpuruk. Ia mencari jalan keluar dengan meminjam uang kepada istrinya sendiri dan memulai usaha tersebut. Tekad yang sudah bulat membuat Yoyok tetap memulai usaha tersebut dengan modal sekitar 10 juta Rupiah. Dengan ilmu yang ia miliki, ia mencoba untuk berjualan panci melalui platform media sosial, Facebook. 

Ia mulai mengiklankan produk dagangannya dengan strategi yang matang. Dengan mengiklankan produknya di Facebook, dirinya perlahan menuai hasil dengan mendatangkan angka penjualan yang cukup besar. Biaya iklan yang dirinya investasikan berhasil menarik minat pengguna media sosial tersebut yang justru datang dari luar Indonesia!

Alasan Yoyok Rubiantono Memilih Menjual Panci

Produk yang saat ini ada di perusahaannya yaitu Yoshugi Media Group memang bermula dari sebuah panci. Perusahaan ini bahkan bisa memasarkan panci tersebut ke seluruh negara di dunia. Yoyok Rubiantono memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya tetap menjual panci-panci tersebut.

Dikutip dari Kumparan, ia menjelaskan bahwa setiap dapur di dunia pasti membutuhkan panci serta peralatan dapur lainnya. Dengan alasan ini, Yoyok memutuskan untuk terus menjual dan memasarkan panci bersamaan dengan peralatan dapur. Meski begitu, dirinya tetap menerapkan prinsip penting dalam menjalankan usaha.

Menurut Yoyok, setiap dapur di Amerika Serikat dan berbagai negara lain pasti membutuhkan panci dan berbagai peralatan dapur. Faktor inilah yang membuat Yoyok Rubiantono memutuskan untuk menjual panci dan berbagai peralatan dapur. “Memberikan Unique Selling Point adalah salah satu kunci utama mengapa pelanggan mau membayar atas produk kita.” ucapnya. 

Baca Juga Kemenperin: Industri Makanan Perlu Inovasi di Masa Pandemi

Related Articles