Industri KreatifInsightKreatif TourismOpini KreatifWisata Kreatif

Apakah Ada Perbedaan Antara Wisata Halal dan Wisata Religi?

Indiekraf.com – Perkembangan suatu zaman terus menghasilkan beberapa istilah atau pengertian baru bagi kita. Salah satunya adalah saat ini telah muncul istilah wisata halal. Kira-kira, apa ya yang membedakannya dengan wisata religi?

Siapa sih disini yang tidak suka bepergian atau berwisata? Pasti ada diantara dari kita yang ingin mengunjungi suatu tempat atau negara tertentu untuk tujuan menyegarkan pikiran atau refreshing. Bagi kamu traveler sejati, pasti sudah familiar dengan istilah wisata halal, kan?

Baca juga Urban Air Buat Tur Helikopter untuk Dukung Pariwisata Bali

Seperti yang kita ketahui, Islam adalah salah satu agama yang banyak dianut oleh masyarakat di dunia. Ini berdampak pada perkembangan gaya hidup halal di dunia. Oleh karena itu, munculah satu istilah yaitu wisata syariah yang bertujuan untuk mendukung gaya hidup halal tersebut.

Wisata halal berbeda dengan wisata religi. Pada wisata religi, tujuan utamanya adalah untuk beribadah. Sedangkan wisata halal pada dasarnya hampir sama dengan wisata biasa pada umumnya. Namun, hal yang membedakannya adalah sistem pengelolaan dari wisata tersebut. Tempat wisata syariah dikelola secara khusus untuk membantu memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi wisatawan muslim yang berkunjung.

Pada tahun 2020, telah terdapat sekitar 1.907 miliar masyarakat dunia yang memeluk agama Islam. Hal ini tentunya dapat memberikan peluang besar bagi negara yang bersedia untuk menyediakan wisata halal.

Baca juga Kampung Agrinex: Berkonsep Hortikultura dan Agrowisata

Seperti yang kita ketahui, masyarakat yang memeluk agama Islam tidak bisa mengonsumsi makanan secara sembarangan. Ada hal yang perlu diperhatikan yaitu makanan halal.

Wisata halal dapat menjamin bahwa mereka dapat menemukan tempat makan halal ketika berwisata. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena makanan halal tidak tersedia banyak di beberapa negara, khususnya bagi negara yang bukan mayoritas beragama Islam.

Oleh karena itu, penting bagi setiap negara untuk dapat membuat wisata halal agar para wisatawan yang beragama Islam dapat berwisata dengan tenang dan nyaman. Selain itu, ini juga akan dapat meningkatkan ekonomi bagi negara yang menyediakan wisata tersebut.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Related Articles