Acara KreatifIndustri KreatifKabar Kreatif

Gandeng BRIN Bali, BPIP Harap Berdayakan Industri Kreatif

Indiekraf.com – Badan Pembinaan Indeologi Pancasial (BPIP) lewat Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan, berkesempatan mengunjungi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Provinsi Bali.

Dalam kunjungan tersebut, seperti dilansir dari bpip.go.id, Direktur Perencanaan Pendidikan dan Pelatihan BPIP Sadono Sriharjo menyampaikan bahwa kunjungan kali ini, dalam rangka  untuk bisa mewujudkan kolaborasi antara BPIP dan BRIN dalam pemberdayaan UMKM berbasis industri kreatif.

 “Ini merupakan upaya untuk memberikan warna ideologi Pancasila dalam pembangunan ekonomi kreatif” ujarnya.

 Ia menjelaskan tantangan kerja sama tersebut adalah strategi penerapan nilai-nilai Pancasila di tingkat operasional dalam menumbuhkembangkan Industri UMKM kreatif dalam membangun Ekonomi Pancasila.

“Hal ini diharapkan menghasilkan produk yang diwarnai dengan nuansa kearifan lokal sesuai budaya bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila”, harapnya.

Ie menegaskan kerja sama difokuskan untuk mendorong Industri UMKM kreatif untuk mampu memproduksi produk sendiri yang mempunyai Ideologi Pancasila dan keunikan sebagai daya jual yang ditawarkan kepada wisatawan yang datang ke Bali.

Baca Juga:

“Konsep berfikir kerja sama yang ditawarkan adalah seperti mengupayakan pengrajin keramik yang untuk menjadikan produk sesuatu yang unik”, ujarnya.

Ia juga mengatakan kerja sama ini perlu melibarkan stake holders seperti Iptek, tokoh agama, seniman maupun budayawan.

“Jangan sampai kita berbicara ideologi Pancasila, tetapi pengrajinnya memproduksi barang-barang untuk kepentingan negara atau bangsa lain”, tegasnya.

Disarankan ada pendekatan baru dalam diklat Pembinaan Ideologi Pancasila, sehingga setelah diklat, pelaku industri kreatif dapat membangun kecintaan terhadap bangsa.

Sementara itu Plt. Kepala BRIN Kawasan Provinsi Bali Wayan mengatakan mengapresiasi kedatangan BPOIP untuk menjalin ketjasama.

Mereka bahkan siap bekerja sama sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam pengembangan industri kreatif khususnya di Provinsi Bali.

“Kami siap untuk mengembangkan industri industri kreatif untuk para seniman khususnya”, ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama ini dijadikan alternatif dalam diklat PIP sehingga dapat menyentuh masyarakat bawah.

Related Articles