Acara KreatifAplikasi Digital dan GameIndustri KreatifInsightKabar KreatifMbois Media

Ini Alasan Visual Art Saat Membuat ‘Game’ itu Penting!

Indiekraf.com – Malang, 6 Oktober 2020. Dunia game saat ini sedang banyak digemari oleh masyarakat. Ratusan bahkan ribuan game telah tersedia di appstore, playstore, steam atau platform jual beli game online lainya. Namun sayangnya, hanya terdapat sebagian game yang bisa menarik hati banyak masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah masih banyak developer yang tidak memperhatikan faktor visual art saat membuat game untuk dikomersialkan.

Melihat hal tersebut, DILo Malang menggelar event DILoTalks ke 7 yang mengangkat tema “Art Design for Game Development” pada hari Selasa (06/10) kemarin. Event tersebut mendatangkan Amri Rizky, Lead GameDev Malang & Visual Art Designer sebagai pemateri.

Baca juga Gamers Wajib Tahu! Inilah 5 Game Terbaik Yang Dirilis Sepanjang 2020, Mana Yang Kamu Sudah Mainkan?

Pria yang biasa dipanggil dengan Amri ini telah lama terjun dalam dunia game developer. Berawal dari seorang pembuat komik, Amri mengembangkan bakatnya sebagai Visual Art Designer dalam dunia pembuatan game. Dalam event tersebut, Ia mengatakan bahwa salah satu faktor yang menentukan game itu laku atau tidak adalah faktor visual.

“Seringkali orang itu melihat dari sisi visual terlebih dahulu. Kalau visualnya bagus, kemungkinan besar orang itu akan tertarik untuk memainkan game-nya,” ujar Amri.

Amri memberikan tips yang bisa diterapkan jika kamu ingin membuat game yang menarik. Sebelumnya, Ia mengatakan bahwa tips ini bersifat pribadi, sesuai dengan pengalaman dan apa yang pernah Ia kerjakan. Oleh karena itu, kamu bisa menyesuaikannya dengan kondisi yang sedang kamu hadapi.

Baca juga Mencapai 4 Miliar Perbulan, Ini Daftar Penghasilan 5 Youtuber Game di Indonesia

Pertama adalah clear visual. Ia mengatakan bahwa semakin detail dan semakin banyak obyek, maka akan semakin keren. Namun ada hal yang perlu diperhatikan yaitu placement composition. Usahakan untuk menempatkan obyek yang ada secara rapih dan teratur.

Kedua adalah readibility. Perhatikan jenis font yang akan kamu gunakan. Pilih font yang mudah untuk dibaca agar calon pemain tidak pusing saat membaca keterangan yang ada di game kamu. Kemudian, perhatikan pemilihan color code agar tidak terlalu berlebihan.

Ketiga adalah visually stand out. Tampilkan sisi unik dari game yang kamu buat. Hal ini bertujuan untuk membuat calon pemain agar tertarik memainkan game kamu pada saat pertama memandang ikon atau gambar yang ada di game tersebut. Namun, Amri mengungkapkan jika terkarang terlalu unik juga tidak terlalu bagus. Oleh karena itu, penting untuk mempelahari User Experience (UX) di dalam dunia game.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button