Acara KreatifFesyenIndustri Kreatif

Kagum, Batik Indonesia Tampil di Mozambik Fashion Week

Indiekraf.com – Pemerintah Indonesia terus mempromosikan batik sebagai khasanah budaya bangsa ke level internasional. Salah satunya dilakukan KBRI Maputo Mozambik, yang mengenalkan batik melalui gelaran Mozambique Fashion Week (MFW) yang diadakan di Maputo 12-14 Desember 2022.

Pengenalan batik tersebut, dilakukan melalui workshop selama tiga hari. Dengan menggandeng Federasi Industri dan Ekonomi Kreatif Mozambik dan Asosiasi Wanita Baobab, Yayasan Batik Indonesia, menghadirkan langsung instruktur dari Tanah Air.

Dilansir dari Medcom.id, pelatihan yang diikuti kurang lebih 83 orang dari kalangan pelaku industri kreatif, fesyen, akademisi, mahasiswa dan kalangan diplomat setempat.

Duta Besar Indonesia untuk Mozambik, Herry Sudradjat, mengatakan bahwa pelatihan teknik membatik kepada para pelaku industri fesyen dan desainer diharapkan dapat menumbuhkan komunitas membatik yang menyenangi kain batik serta dapat memproduksi kain kapulana secara mandiri melalui teknik membatik dengan tangan.Selama ini, kain kapulana Mozambik diproduksi di luar negeri secara pabrikan.

Sementara Direktur Jenderal Institut Nasional Industri dan Budaya Kreatif Mozambik, Matilde Muocha, menyatakan bahwa pelatikan membatik ini dapat menjadi ajang pembekalan ketrampilan untuk pengembangan ekonomi kreatif di Mozambik dan perwujudan dari hubungan baik antara Indonesia-Mozambik.

BACA JUGA:

Berdasarkan keterangan di situs Kementerian Luar Negeri RI, Kamis, 15 Desember 2022, pelatihan tersebut diselenggarakan dalam rangka mempromosikan batik Indonesia serta mendukung industri ekonomi kreatif di Mozambik. Batik yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat Mozambik mempunyai kemiripan dalam coraknya dengan kain tradisional mereka, yaitu kapulana.

Setiap hari di kegiatan pelatihan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi yang tercermin dari hasil membatik. Menurut instruktur dari Batik House Indonesia, beberapa karya batik mereka tidak kalah dari pembatik di Indonesia yang pernah mengikuti pelatihan serupa.

Salah seorang peserta menyatakan keinginannya untuk berkunjung ke Indonesia dan mempelajari seni membatik secara lebih mendalam. Sementara beberapa peserta lainnya menginginkan bantuan alat alat serta bahan untuk membatik untuk bisa mengembangkan bisnis membatik di Mozambik.

Oktober lalu, KBRI Maputo telah memfasilitasi pelaku fesyen dari organisasi Mozambique Fashion Week untuk berkunjung ke sentra batik di Yogyakarta dalam rangka mengenal batik dan seni membatik di Pusat Batik Indonesia tersebut.

Hasil kunjungan tersebut telah dipublikasikan di media Mozambique Fashion Week serta di Penyelenggaraan Pekan Fesyen Mozambik selama seminggu penuh pada 4-10 Desember lalu.

Related Articles