Acara KreatifAplikasi Digital dan GameDigital KreatifKabar Kreatif

Mampu Majukan UMKM, Majoo Target Naik Ke Level Global

Indiekraf.com – Sektor UMKM masih dinilai menjadi sektor andalan bagi ekonomi makro di Indonesia untuk bisa terus bertahan dan maju. Hal inilah yang ditangkap oleh aplikasi Majoo, yang bertekad membawa sektor UMKM bisa bersaing di level global.

Sebagai aplikasi asli dari Kota Malang, Majoo yang merupakan aplikasi wirausaha penyedia layanan POS (point of sales) spesialis UMKM ini memang terus melakukan pengembangan layanan. Salah satunya adalah membuka kantor kedua di Kota Malang pada Jumat (12/08), yang tepatnya berada di Jalan Kahuripan 06 Malang.

Pertumbuhan pesat Majoo di era pandemi, yang ditunjukkan dengan angka mencapai 800% lah yang membuat Majoo berani membuka kantor baru di Malang, dengan harapan semakin memperkuat segmentasi mereka berkaitan dengan layanan kepada UMKM.

Angka pertumbuhan Majoo memang terbilang signifikan. Pada 2022 ini Majoo telah melayani 10 kategori untuk user berbayar di 600 kota/ kabupaten se-Indonesia, serta bersinergi dengan idak kurang dari 35.000 UMKM di seluruh Negeri.

Baca juga:

Nilai transaksi Majoo selama 12 bulan terakhir, sejak peluncurannya juga mencatatkan 166 juta transaksi UMKM, atau setara dengan USD 940 juta.

Founder & CEO Majoo Indonesia, Adi Wahyu Rahadi yang hadir pada pembukaan kantor di Malang menyampaikan bahwa, dia berharap dengan kantor baru ini, Majoo ke depan tidak hanya akan melayani UMKM di Indonesia, namun bisa melebarkan sayap ke Asia bahkan dunia.

“Hari ini, secara resmi kantor pusat engineering Majoo diperkenalkan di
Malang. Tidak hanya sekadar peresmian kantor biasa, tapi Majoo hadir dengan harapan sebagai simpul dari kolaborasi positif bersama UMKM dan Komunitas Startup Malang. Karena misi dari Majoo adalah terus bantu UMKM untuk bergerak tumbuh tembus era digital,” jelasnya.

Sementara, Wali Kota Malang Sutiaji yang hadir dalam peresmian kantor Majoo di Malang memberikan apresiasi atas kehadiran Majoo dan cita – cita nya yang berkeinginan menembus pasar global. Menurutnya, Majoo yang merupakan karya anak bangsa dapat membantu pengembangan UMKM di Indonesia.  .

“Kota Malang adalah kota kecil, tapi perguruan tinggi yang punya jurusan IT banyak, saya berharap konektifitas akan terjalin apalagi kita (Pemerintah Kota Malang) tengah gencar mengembangkan startup yang masuk dalam 17 subsektor ekraf,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungannya terhadap perkembangan startup, Pemkot Malang akan mengimbau ASN untuk berbelanja UMKM melalui aplikasi.

“Nanti kita arahkan agar ASN di Kota Malang untuk belanja produk buatan UMKM, sebagai bentuk dukungan kita terhadap pelaku UMKM,” imbuhnya.

Pada launching ini, Majoo juga  memperkenalkan salah satu fitur pentingnya yaitu e-commerce omnichannel kepada UMKM Malang melalui program MajooTalks, sebuah program komunitas reguler yang tengah dibangun oleh Majoo.

Majoo juga memperkenalkan Komunal Space sebagai pusat inovasi dan titik kumpul komunitas teknologi, kreatif, dan pelaku bisnis berbasis di area Malang.

Selain perkuat UMKM dan komunitas digital di Malang, Majoo berkerja sama dengan praktisi pendidikan di Malang, dengan melakukan kegiatan kampus visit ke beberapa kampus ternama di Kota Malang.

Related Articles