ArsitekturIndustri KreatifMbois MediaPelaku Kreatif

Perjuangan Abadi Mahardika Membangun Dua Titik Architecture | Malang Good Works Podcast #18

Indiekraf.com – Arsitektur adalah salah satu bagian dari industri kreatif yang membutuhkan beraneka kemampuan, ketekunan, dan kreativitas. Oleh karena itu, dibutuhkan trik dan kiat agar bisa bertahan dan sukses dalam dunia arsitek, seperti yang sudah dilakukan oleh Abadi Mahardika, founder Dua Titik Architecture.

Berdiri pada pertengahan tahun 2008, Dua Titik Architecture telah menghasilkan puluhan karya desain arsitektur, baik dalam skala kecil, menengah, hingga besar. Dalam acara Malang Good Works Podcast #18, Abadi menyampaikan bahwa perjuangan mendirikan usahanya tersebut tidaklah mudah.

Baca juga 3 Maha Karya Arsitektur Ridwan Kamil di Luar Negeri

Sebelum mendirikan Dua Titik Architecture, Abadi dan teman-temannya mulai memikirkan untuk mendirikan perusahaan di bidang arsitektur pada saat masih kuliah. Namun, karena keterbatasan ilmu, perusahaan pertama mereka harus tutup. “Karena kita tidak ada pengetahuan tentang basic bagaimana membangun perusahaan yang baik dan benar, hanya modal semangat. Akhirnya ya begitu ada uang, kita pecah, pembagiannya ga jelas. Masalah klasik,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ia menjelaskan bahwa dalam membangun sebuah perusahaan harus memikirkan hal yang detail. “Dari pengalaman waktu kuliah itu, saya mengambil pelajaran bahwa membikin sebuah perusahaan, apapun itu, ternyata kita perlu punya hitam di atas putih, kejelasan semua hal, manajemen, dsb,” ujar Abadi.

Baca juga Louis Vuitton Melebarkan Bisnisnya ke Dunia Kuliner, Apa Lagi Ini?

Sebelum memutuskan untuk mendirikan Dua Titik Architecture, dirinya sempat ‘melenceng’ dari dunia arsitektur. “Setelah bubar, saya sempat bermain di tempat lain. Saya juga sempat berbisnis di multi level marketing atau MLM. Disana saya belajar bagaimana kita menjual diri ke orang, berpenampilan yang profesional dsb,” jelas Abadi. Akhirnya pengalaman tersebut merupakan modal penting bagi Abadi untuk membangun perusahaannya sendiri.

Terkait dengan perkembangan dunia arsitektur, menurutnya, Kota Malang sudah mengalami banyak perubahan. Hal ini terlihat dari semakin ramainya Kota Malang yang akhirnya juga  ‘melahirkan’ banyak bangunan yang menarik.

Namun, ada hal yang ingin diubah oleh Abadi, yaitu terkait dengan mindset. “Mindset yang mau kita lawan adalah ternyata masih banyak masyarakat yang menggunakan jasa dari arsitek luar malang,” ujarnya. Ini menjadi ketertarikan sendiri baginya. Akhirnya, Ia dan  beberapa teman seprofesinya berinisiatif untuk membuat Pesan Arsitek pada tahun 2019 dengan tujuan untuk memperkenalkan arsitek yang ada di Malang.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Related Articles