Acara KreatifIndustri KreatifKabar KreatifMusikPelaku KreatifSeni Pertunjukan

Prof Adi Utarini Gelar Konser Amal Untuk Korban Pandemi Covid-19

Indiekraf.com – Guru Besar FKKMK UGM, Prof Adi Utarini, menggelar konser amal virtual bertajuk ”Life, Passion, and Music Volume 2: Tribute to Prof Iwan Dwiprahasto” pada hari Sabtu (13/03) malam. Konser amal ini Ia persembahkan untuk sang suami yaitu Iwan Dwiprahasto, yang meninggal akibat Covid-19 sekitar satu tahun yang lalu.

Prof Iwan meninggal pada tanggal 24 Maret 2020 dalam usia 58 tahun. Beliau merupakan pasien Covid-19 pertama yang meninggal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Setelah kepergiannya, sang istri Prof Adi Utarini juga harus dirawat di rumah sakit karena positif Covid-19.

Baca juga 4 Peluang Usaha Kecil Yang Bisa Dilakukan Di Tengah Pandemi Covid-19 Biar Tidak Bosan

Kepergian sang suami membuat Utarini mengalami duka yang mendalam. Ketika Ia dirawat di rumah sakit, Utarini sempat menulis sebuah buku harian untuk meluapkan ‘emosi’ setelah ditinggal pergi selamanya oleh sang suami. Dalam buku harian tersebut, Ia menuliskan sebuah puisi berjudul ‘Dia’ yang menginspirasinya untuk dibuat sebuah lagu. “Ketika membaca lagi puisi itu, saya berpikir kok kayaknya bagus ini kalau dikembangkan jadi lagu,” ujar Utarini (dikutip dari www.kompas.id).

Prof Adi Utarini memang memiliki hobi bermain musik, khusunya piano. Bahkan Ia jga pernah beberapa kali menggelar sebuah konser musik. Namun, Utarini sempat merasa kesulitan untuk melakukan hobi bermain piano setelah kepergian sang suami. Setiap kali dirinya mencoba bermain piano, Ia masih sering menangis dan teringat suami tercinta. “Butuh waktu lima bulan untuk saya bisa mendekat, duduk, dan bermain piano tanpa menangis,” ungkapnya.

Baca juga Dapatkan Plasma Konvalesen Untuk Covid-19 Melalui akdoplak.com

Setelah berhasil memenangkan diri selama kurang lebih 5 bulan, Utarini mencoba berdiskusi dengan musisi Afriza Animawan Arifin untuk mencoba membuat lagu dari puisi ‘Dia’ yang pernah Ia buat. “Dari diskusi-diskusi itu, akhirnya Mas Afriza menyodorkan sebuah melodi. Waktu pertama kali mendengarkan melodi itu, rasanya saya seperti membayangkan Mas Iwan. Jadi, rasanya indah, syahdu, tetapi ada juga semangat yang ingin disampaikan,” jelas Utarini.

Dari hasil diskusi tersebut, terciptalah sebuah lagu berjudul ‘Inspirasiku’ yang dirilis bersamaan dalam acara Konser Amal Virtual ”Life, Passion, and Music Volume 2: Tribute to Prof Iwan Dwiprahasto”. Konser ini disiarkan secara daring melalui website www.adiutarini.id dan channel Youtube Live Musik Jogja.

Seluruh dana yang berhasil terkumpul dalam konser amal tersebut akan disumbangkan untuk mendukung fasilitas isolasi pasien Covid-19 di Shelter Tangguh Covid-19 dan shelter-shelter desa di Kabupaten Bantul, DIY. Jumlah dana yang terkumpul hingga hari Minggu (14/03) sudah mencapai Rp 72 juta. Namun, pihak penyelenggara masih membuka kesempatan untuk kamu yang ingin ikut berdonasi hingga tanggal 8 April 2021. Bagikan donasi terbaikmu disini.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Musik untuk yang Tersayang, Derma bagi Korban Pandemi

Related Articles