Acara KreatifAplikasi Digital dan GameIndustri KreatifMbois MediaPelaku Kreatif

Sukses Wakili Indonesia di Gamescom 2021, Satriver Studio Punya Cita-Cita Mulia

Indiekraf.com – Pada tahun 2021, event gamescom akan diadakan secara eksklusif secara digital dan gratis untuk semua penggemar gamescom yang ada di dunia. Melalui event ini, kita bisa melihat berbagai macam game yang berhasil dikembangkan oleh game developer yang ada di dunia, termasuk salah satunya adalah karya dari Satriver Studio dari Malang.

Pada tahun 2020, gamescom digital pertama telah mendapatkan banyak keberhasilan. event tersebut berhasil mendapatkan lebih dari 94 juta penayangan video di semua format dan saluran, terdapat lebih dari 50 juta pengguna dari 180 negara, dan 370 mitra dari 44 negara.

Baca juga Perjuangan Dede Dalam Membangun Studio Game Satriver | Malang Good Works Podcast #11

Satriver Studio berhasil menjadi salah satu studio yang mewakili Indonesia pada ajang bergengsi tersebut. Founder dari Satriver Studio, Dalih Sugih Pangerti Septiaji atau yang biasa disapa dengan panggilan Dede berharap bahwa studio game miliknya dapat mendapatkan sponsor dan publisher ketika mengikuti event gamescom 2021.

“Ikut gamescom memang pengen cari funding dan publisher yang bener-bener bisa ngembangin game kami Crazy Delivery Rumble,” ujar Dede kepada Indiekraf melalui pesan Whatsapp (16/08). Selain itu, Dede juga menjelaskan bahwa sebelum berhasil dipilih sebagai perwakilan Indonesia, Satriver Studio telah mengikuti sayembara dari Asosiasi Game Indonesia.

Crazy Delivery Rumble, salah satu game karya dari Satriver Studio (Foto via satriverstudio.com)
Crazy Delivery Rumble, salah satu game karya dari Satriver Studio (Foto via satriverstudio.com)

Baca juga Perjuangan T-Floor Studio Dalam Membuat Game Berkualitas | Malang Good Works Podcast #10

Dede juga berharap dengan terpilihnya Satriver pada event gamescom 2021 bisa menjadi semangat untuk memunculkan game developer baru di Indonesia. “Semoga makin banyak muncul game developer dengan keunikan-keunikan yang mereka bawa di game nya,” ujar Dede.

“Untuk ngembangin game developer sendiri, Satriver saat ini sudah bekerja sama dengan KKSI, Agate Academy, universitas-universitas yang ada di indonesia untuk mengembangkan game developer-developer baru,” tambah Dede.

Tak hanya itu, Satriver Studio ternyata telah berhasil untuk ikut mengembangkan potensi dunia game di Indonesia dengan melatih dan merekrut lulusan SMP yang saat ini menjadi 3D artist di Satriver Studio. “Kedepannya lagi, Satriver ingin coba membantu melatih dan membimbing bekas narapidana menjadi game developer juga, entah itu menjadi artist atau sebagai programmer,” jelas Dede.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Related Articles