Industri KreatifKabar Kreatif

Usaha Mu Mau Dapat Modal Kerja? Ini Kata Menkop UMKM

Indiekraf.com-UMKM Indonesia saat ini sedang beradaptasi di era new normal. Namun saat ini terdapat kabar baru terkait dengan modal kerja untuk UMKM. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM, kini mendorong pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) agar bergabung dengan koperasi simpan pinjam. Hal itu ia sampaikan terkait dengan penyaluran stimulus modal kerja dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang saat ini hanya bisa diakses lewat koperasi.

Teten menyampaikan jika pendampingan dan pendanaan akan lebih mudah dilakukan apabila UMKM bergabung bersama koperasi simpan pinjam. Ia juga menyampaikan bahwa koperasi dapat mengakselerasi penyaluran stimulus ekonomi yang telah disiapkan oleh pemerintah. Teten mengakui bahwa saat ini banyak usaha kecil yang bahkan belum pernah melakukan akses simpan pinjam dari lembaga pembiayaan resmi.

Dikutip dari CNN Indonesia, Teten menjelaskan, “Karena itu kami mau coba konsolidasi UMKM, pengelolaannya dengan koperasi. Sehingga ke depan pengelolanya lebih mudah. Kami hanya perlu bermitra dengan Koperasi Simpan Pinjam,” ujarnya pada webinar yang digelar BPIP, Kamis (30/7).

Baca Juga Art vs Design, Yuk Simak Mana yang Lebih Kreatif ?

5 Situs Freelance untuk Menambah Penghasilan

 

Menteri Koperasi dan UKM ini menyebutkan bahwa apabila serapan anggaran bagus, maka dana yang bergulir akan ditambah. Hal itu sebagai upaya memberi dorongan yang lebih besar untuk menggerakan perekonomian Indonesia. “Kami dalam tahap akselerasi dengan begitu pembiayaan LPDB. Kami minta memperbesar dana LPDB,” lanjutnya.

Meskipun begitu, Teten juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah juga masih harus menyiapkan model bisnis koperasi yang lebih transparan serta efisien. Harapannya, dengan model bisnis koperasi tersebut bisa membuat dana yang dikeluarkan pemerintah menjadi minim penyelewengan. Selain itu, ada baiknya pemerintah juga menghubungkan UMKM yang bergabung dengan koperasi yang menerima dana dari pemerintah dengan konsumen, khususnya di bidang pangan.

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan LPD untuk menggulirkan seluruh dana yang disiapkan untuk koperasi. Nominalnya tak tanggung-tanggung bahkan mencapai Rp 1 triliun. Teten juga menyampaikan bahwa masing-masing koperasi tak akan memberi bunga tinggi untuk menarik minat para pelaku usaha.

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button