Aplikasi Digital dan GameIndustri Kreatif

Aplikasi Pesaing Tiktok, Snack Video Bakal Beri Hadiah Hingga Milyaran Pada Kreator

Indiekraf.com– Aplikasi pesaing tik tok yang sempat pernah dinyatakan ilegal yakni snack video bakl meluncurkan program yang sangat menarik bagi para kreator konten untuk bisa mengembangkan bakat dan kraesinya.

Para kreator di Indonesia melalui program Snack Video Creator Academi akan disupport  dengan nilai investasi Rp500 miliar yang berlangsung selama 2 tahun. Program ini mengajak pengguna untuk menggali dan menampilkan bakat mereka, seperti menari, musik dan bakat lainnya lewat video.

Baca juga ;

Operation Manager SnackVideo, Rizky Jason Sutanto, mengatakan bahwa lewat Snack Video Creator Academy, diharapkan program ini jadi wadah para kreator untuk berkreasi sesuai bakat dan keinginan mereka.

“Selain itu, dapat membantu para kreator mendapatkan penghasilan tambahan melalui konten-konten yang menginspirasi, kreatif dan informatif juga dedikasi yang mereka berikan untuk saling terhubung dengan para pengikutnya,” ujar Rizky dilansir dari uzone.id.

Aplikasi video pendek asal China ini sempat dinyatakan ilegal oleh Satuan Tugas Waspada Investasi (Satgas SWI), berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), karena belum terdaftar di Indonesia.

Kini setelah terdaftar secara legal Indonesia, Snack Video terdaftar sebagai perusahaan PT Karya Kreatif Nusantara dengan Nomor Tanda Daftar 000251.01/DJAI.PSE/03/2021. Website bisa dilacak di snackvideo.com.

Baca juga :

Sebagai informasi  asal mula Snack Video adalah Singapura. Snack Video mendapat popularitas besar dan dipandang sebagai alternatif TikTok. Melansir CNBC TV 22 Oktober 2020, Snack Video adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Symphony Tech Pte. Ltd. Sebuah entitas yang berbasis di Singapura yang dimiliki oleh Beijing Kuaishou Technology.

Perusahaan induk Beijing Kuaishou membangun platform video di China bernama Kuaishou atau Kwai pada 2018 dengan tujuan untuk bersaing dengan TikTok di China. Snack Video dikembangkan sebagai penawaran internasional Kwai pada Agustus 2019.

Related Articles