Industri KreatifMusikOpini Kreatif

Edging, Single Terbaru Blink-182 Yang Terasa Masih Nanggung

Indiekraf.com – Single teranyar Blink-182 ‘Edging’ akhirnya rilis di YouTube pada Jumat (14/10) malam waktu Indonesia akhirnya rilis.

Hingga artikel ini ditulis pada Minggu pagi, Edging sukses ditonton lebih dari 3.5 juta kali, dan mendapatkan komentar lebih dari 10rb kali.

Rata-rata komentar menyampaikan bahwa netizen dan fans senang dengan kembalinya Blink-182 dalam formasi asli mereka, yaitu kehadiran Tom DeLonge sebagai gitar dan vokal.

Namun bagi penulis yang sudah menjadi fans Blink-182 sejak album Dude Ranch, merasa bahwa single Edging ini belum seistimewa, seperti bagaimana gaya bermusik khas Blink-182 seharusnya.

Edging yang punya durasi 2.42 menit ini bagi penulis terasa beat nya belum seriang dan secepat Blink-182 seperti biasanya, macam di first date, atau juga all the small thing, jika dibilang berat dan dalam seperti di lagu Stay Together for The Kid, juga tidak. Masih terasa cukup nanggung dan canggung semuanya.

Baca juga:

Bahkan bagi penulis Edging ini lebih terasa ‘aroma’ Matt Skiba nya dibanding dengan karakter khas Tom DeLonge nya.

Pop punk dengan kecepatan yang middle dan vocal yang tidak terlalu tinggi memang lebih khas dengan Matt Skiba, seperti yang banyak kita dengar dari lagu-lagu The Alkaline Trio, band yang sukses membesarkan nama Skiba.

Apapun itu, penulis tetap tersenyum mendengarkan Edging, setidaknya harmonisasi vokal Tom yang tinggi dan Mark yang rendah, sebagai salah satu ciri Blink-182 kembali bisa kita nikmati.

Tinggal menunggu bagaimana single -single berikutnya dari Blink-182. Semoga saja tidak senanggung Edging. Setidaknya Edging sudah bisa menjadi pembuka reuni nya Blink-182 dengan OK.

Related Articles