Industri KreatifKabar Kreatif

Jatim Dan Australia Barat Berpeluang Kerjasama Hingga Investasi Di Sektor Ekonomi Digital

Indiekraf.com – Pariwisata dan juga produk digital di Jawa Timur nyatanya membawa daya tarik tersendiri bagi siapapun terlebih bagi negara lain, seperti pihak pemerintah Australia Barat.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa ada peluang kerja sama hingga investasi yang bisa dilakukan oleh Australia Barat di wilayah Jawa Timur.

“Salah satu investasi bisa dalam bentuk kerja sama program-program pendidikan dan pengembangan ekonomi digital, termasuk pariwisata,” kata Emil.

Emil menjelaskan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di wilayah Singhasari menjadi salah satu daya tarik peluang kerja sama tersebut. Pada KEK Singhasari, ada sejumlah fasilitas insentif fiskal untuk sektor pariwisata.

Baca juga:

Menurutnya, dengan adanya insentif fiskal tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik dan potensi yang ditawarkan kepada para pelaku usaha sektor pariwisata Australia Barat. Ia berharap, kerja sama Jawa Timur dengan Australia Barat bisa terus dipererat.

“Bisa saja nanti (fasilitas insentif fiskal) itu menjadi potensi untuk pelaku pariwisata di Australia Barat,” kata Emil.

Dalam kesempatan itu, Emil bersama delegasi Australia Barat, Roger Cook memperkenalkan KEK Singhasari di wilayah Kabupaten Malang dan East Java Super Corridor (EJSC) yang ada di wilayah Kota Malang. Keduanya memiliki potensi untuk mengembangkan UMKM yang ada di Jawa Timur.

“Dari Australia Barat juga telah bertatap muka langsung dengan para generasi muda yang sudah mengembangkan karya yang luar biasa di EJSC yang ada di Bakorwil Malang,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Premier Minister of State Development, Job and Trade, Tourism, Commerce, Science Australia Barat Roger Cook mengatakan jika setelah melakukan kunjungan di Jawa Timur ditambah dengan pemaparan dari Wakil Gubernur Jatim dirinya mengungkapkan bahwa nantinya ada sejumlah peluang kerja sama untuk berkolaborasi.

“Kami melihat apa saja yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya di KEK, pengembangan bisnis oleh universitas, start up, dan berbagai peluang untuk berkolaborasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor digital ekonomi harus dikembangkan untuk masa depan. Namun, satu hal yang paling penting adalah mempersiapkan generasi muda dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang yang muncul dari perkembangan teknologi tersebut.

“Di sini, ini juga sangat menarik untuk melihat kolaborasi, bekerja bersama anak-anak muda, dan membawa ide-ide kreatif untuk menjadi kenyataan. Termasuk juga bekerja sama dengan pengusaha lokal,” katanya.

Related Articles