Kabar Kreatif

Kebaya Didaftarkan ke UNESCO, Dari Negara Mana ya?

Indiekraf.com – Jika mendengar kata kebaya, hal ini tak bisa dipisahkan dengan kata ‘Indonesia’. Salah satu pakaian tradisional ini memang banyak digunakan oleh wanita, terutama di Asia Tenggara, dari masa ke masa. Kabar terbarunya adalah kebaya didaftarkan ke UNESCO! Tetapi didaftarkan oleh negara mana ya?


Kebaya Didaftarkan ke UNESCO, Dari Negara Mana ya?

Sebagai salah satu pakaian tradisional, kebaya sudah tak asing lagi digunakan oleh para wanita. Meski begitu, tak banyak orang tahu bahwa beberapa negara di Asia Tenggara juga menggunakan kebaya lho. Hal tersebut akhirnya membuat kebaya didaftarkan ke UNESCO. Tapi, negara mana ya yang akhirnya mendaftarkan pakaian tradisional tersebut?

Ternyata, Singapura mengajak tiga negara lainnya untuk mendaftarkan pakaian tradisional ini ke pihak UNESCO guys. Yang lebih uniknya lagi, Indonesia tidak termasuk ke negara yang mendaftarkan warisan budaya tersebut. Tiga negara lain selain Singapura antara lain Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Keempat negara tersebut menominasikan kebaya sebagai daftar warisan budaya takbenda.

Nominasi Multinasional Menggambarkan Multikulturalisme

Sebagai penjelasan, Chang Hwee Nee sebagai CEO Singapore’s National Heritage Board (NHB) pun memberikan keterangannya. Ia mengungkapkan bahwa negara-negara tersebut sepakat untuk mengangkat kebaya sebagai nominasi multinasional pertama Singapura. Hal tersebut juga dilakukan sebagai upaya mewujudkan multikulturalisme antara berbagai negara di wilayah tersebut.

BACA JUGA:

Memang tak bisa dipungkiri bawah kebaya pastinya sangat melekat dengan citra Indonesia. Bagaimana tidak? Berbagai tokoh masyarakat hingga berbagai gambaran sejarah banyak menggambarkan pakaian tersebut sebagai pakaian yang digunakan oleh para perempuan. Tak hanya itu, kebaya juga menjadi pakaian tradisional yang hingga saat ini masih populer digunakan oleh perempuan Indonesia. Dari mulai pakaian untuk acara pernikahan, wisuda, acara formal hingga semi-formal, kebaya hingga saat ini masih membuktikan eksistensinya. Meskipun Indonesia tak turut serta dalam pendaftaran kebaya ke UNESCO, sepertinya masih banyak masyarakat yang tetap mencintai pakaian tradisional tersebut.

Baca Juga Gamelan Masuk UNESCO Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Kagum, Batik Indonesia Tampil di Mozambik Fashion Week

Related Articles