Acara KreatifDesain ProdukIndustri KreatifKabar KreatifKota Kreatif

Mahasiswa Teknik Geodesi ITN Malang Ciptakan Alat Pengisi Baterai Portable Dengan Sistem Panel Surya

Indiekraf.com – Lima mahasiswa Teknik Geodesi Institut Teknologi Nasional Malang atau ITN Malang yakni Beti Miftahul Karimah, Mohammad Zulficar, Intan Dhaneswari, Wulan Kurniasih, dan Mohammad Dicky Prasetyo ini mampu menciptakan alat pengisi daya baterai portable total station dengan menggunakan panel surya.

Alat yang mereka ciptakan ini diberi nama PACACOP(Portable Battery Charger Using Solar Panel for Total Station). Total Station (TS) sendiri merupakan alat pengukur jarak dan sudut secara otomatis dalam survei topografi dan pekerjaan geodetik. Namun seringkali kendalanya jika dilaksanakan dalam jangka panjang baterai TS cepat habis.

Proses penciptaan karya tersebut didapat dari pengalaman mereka sendiri saat melakukan survei di kawasan hutan, dimana saat itu mereka kehabisan baterai dan untuk melakukan survei membutuhkan daya baterai yang cukup banyak agar dalam pengukuran suatu kawasan mampu optimal.

“Sebenarnya ini pengalaman kami sendiri. Saya pernah mengalami kehabisan baterai saat melakukan survei di kawasan hutan. Kehabisan baterai di hutan sangat merepotkan sehingga mengakibatkan tidak efisien dalam pengukuran. Maka kami harus kembali ke basecamp,” jelas Beti Miftahul Karimah, Ketua Tim melansir dari suryamalang.com.

Baca juga:

Lebih lanjut, Miftahul mengatakan jika PACASOP merupakan sistem yang mengandalkan energi matahari sebagai satu-satunya sumber energi listrik yang biasa disebut sistem independen.

Dengan memakai energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya, maka dapat digunakan langsung ke beban untuk kebutuhan listrik yang ada.

“PACASOP kami buat untuk memudahkan surveyor ketika survey di lapangan. Sifatnya portable dan dikemas di dalam koper, sehingga bisa dibawa kemana-mana,”ujar Miftahul.

Dikatakannya, pada sisi atas koper dipasang panel surya 20 wp.Lalu, di dalam koper dipasang stop kontak, akumulator (aki), dan solar charge controller untuk mengatur arus. Panel surya berfungsi mengubah cahaya matahari menjadi kerja listrik melalui photovoltaic effect. Kemudian listrik yang dihasilkan oleh panel surya disimpan pada akumulator.

Baca juga:

solar charge controller berfungsi mengendalikan pengisian muatan akumulator agar proses pengisian tersebut berlangsung pada kondisi yang aman bagi akumulator.

Karya mereka ini lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) pendanaan tahun 2021 dari  Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kemendikbud Tahun 2021.

Saat ini, proses pembuatan PASACOP ini sudah mencapai 85 persen, mereka berharap alat ini bisa membantu para surveyor di lapangan ketika ada kendala kehabisan baterai.

Related Articles