Desain ProdukIndustri KreatifKriya

Mapaquilts: Komunitas Ibu Rumah Tangga Angkat Potensi Kain Perca Jadi Produk Kreatif

Indiekraf.com – Siapa bilang ibu rumah tangga hanya bisa masak dan bersih-bersih rumah, Mapaquilts (Malang Patchwork dan Quilts) hadir untuk membuktikan bahwa ibu-ibu rumah tangga juga bisa berdaya di tengah persaingan industri kreatif yang dipenuhi anak muda.

Bermodalkan lembaran kain perca yang tidak terpakai, komunitas ibu rumah tangga anti nganggur ini berhasil menyulap menjadi ratusan karya seni jahit eksotis.
Berawal dari pelatihan yang digelar Badan Ekonomi Kreatif sekitar 2015 silam, komunitas Mapaquilts terbentuk untuk menjembatani semangat ibu-ibu rumah tangga untuk berkreasi di tengah kesibukannya.

Seperti namanya Malang Patchwork dan Quilts, komunitas ini berfokus pada pengolahan kain perca dengan teknik patchwork dan quilting.

BACA JUGA:

Patchwork sendiri adalah teknik menggabung-gabungkan potongan kain kecil perca menggunakan teknik jahit menjadi susunan lembaran kain lebar yang beraturan.
Sementara quilting adalah teknik menggabungan potongan kain-kain kecil menjadi sebuah pola yang baru.

Yang menarik dalam dalam setiap project seni yang dikerjakan anggota-anggota Mapaquilts sebisa mungkin mengerjakan dengan cara manual atau dijahit dengan tangan.

Dalam perkembangannya Mapaquilts ternyata mendapat antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat. Dimulai dari 10 anggota awal kini Mapaquilts punya puluhan anggota aktif yang semuanya berstatus ibu rumah tangga dari berbagai latar belakang.

Tertarik melihat karya kreatifitas ibu-ibu Mapaquilts? Bisa langsung mampir ke Ignya @mapaquilts

Related Articles