Industri KreatifKuliner

Mengenal Brownies Crispy Gaspole Yang Lagi Hype Di Kota Malang 

Indiekraf.com-Menikmati kue brownies baik yang dimasak dengan cara dipanggang atau dikukus mungkinhampir seluruh lapisan masyarakat sudah pernah merasakan.

Namun bagaimana jadinya jika olahan brownies tersebut dijadikan menu crispy alias jajanan kering. Hal ini yang dilakukan oleh Abdul Malik dan seorang rekannya Musawir Nuchi yang mengemas kue empuk nan legit itu menjadi seperti halnya kripik yang mereka beri nama “Gaspole”.

Abdul Malik menuturkan, ide awal pembuatan produksi brownies crispy adalah karena dirinya bersama rekannya ini sangat senang dengan jajanan coklat. Hanya saja kue brownies yang sering disajikan umumnya dikukus dan dipanggang.

Singkat cerita, Abdul Malik dan Musawir menginginkan jajanan coklat yang renyah dan bisa dibawa kemana mana dan tentunya tidak cepat rusak.

“Ide awalnya saya dan kawan suka jajan, apalagi jajanan coklat. Trus biasanya kan coklat itu kan kalau gak empuk ya cair. Trus saya pengen jajanan dari coklat yang renyah dan bisa dibawa kemana-mana karena gak mudah rusak. biasanya coklat kalau kena panas kan jadi lembek. Kalau bentuk kayak gini kan gak mudah rusak dan bisa dimakan dimana saja,” kata Abdul Malik.

Baca juga:

Lebih lanjut, Malik sapaan akrabnya mengatakan jika resep untuk membuat brownies crispy tersebut dilakukan secara otodidak dan perlu beberapa kali ujicoba hingga akhirnya menemukan resep yang pas.

“Kalo soal resep ya belajar secara otodidak, lalu coba coba resep berkali berkali, sampai nemukan resep yang pas, setelah itu diujicoba ke teman teman, setelah cocok trus diproduksi sekarang ini,”tambah Malik.

Untuk harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau, anda bisa menikmati sebungkus brownies crispy Gaspole dengan harga Rp 15 ribu. Brownies Crispy Gaspole bisa dipesan melalui Instagram : @gaspole.id serta Facebook di Gaspole Malang.

Agar kualitas tetap terjaga dan tetap bisa bersaing dengan produk yang sejenis, Malik bersama kawannya memperketat dalam hal kualitas kontrol agar konsumen tetap merasakan kenikmatan dengan kualitas produk yang baik.

Baca juga:

“Yang jelas quality control kita ketat, kita tidak ingin konsumen beli barang yang gak bagus, jadi sebelum masuk kemasan kita cek betul-betul produknya. Dan ini kan dari awal kan kita kenalin produk coklat, jadi ya harus pakai coklat yang berkualitas dan bahan-bahan lain yang terjamin,”ungkap Malik.

Jajanan brownies crispy ini tentunya tak hanya dinikmati diwaktu santai saat menonton Tv atau nongkrong dengan teman, namun juga lebih enak disantap saat sarapan pagi.

“Coklat ini kan banyak manfaatnya untuk tubuh, jadi orang tidak hanya sekedar makan jajanan tapi juga ada manfaat untuk tubuh mereka. Misalnya orang tidak sempat sarapan, tinggal makan ini dicampur susu sudah seperti sarapan,” tambah pria gondrong ini.

Soal pemberian nama Gaspole dalam produk brownies crispy tersebut, Malik terinspirasi dari bahasa Madura yang memiliki filosofi menarik.

“Sebenarnya mau pakai nama Gaspol, tapi karena sudah banyak yang pakai akhirnya saya tambah e dibelakangnya jadi Gaspole karena semangatnya masih sama.

“Gaspole berasal dari bahasa madura yang artinya Gas Lagi atau Semangat Lagi. Seperti hidup kan pasti ada pasang surut jadi Gaspole seperti mengingatkan diri kita untuk semangat lagi. Apapun kondisi kita kan harus tetap semangat.” tandas Malik.

Related Articles