Acara KreatifKabar Kreatif

Kreatif, Seorang Pemuda Karang Taruna Di Malang Manfaatkan Balai RW Jadi Barber Shop

Indiekraf.com-Kondisi pandemi covid-19 yang belum berakhir hingga hari ini membuat siapapun orang banyak kehilangan pekerjaan, salah satunya pemuda bernama Alfan Nur Hafid yang kehilangan pekerjaan sebagai tukang cukur rambut di salah satu barber shop ternama di kota Malang.

Tak ingin hanya berdiam diri di rumah meratapi nasibnya, ia bersama dua orang temannya di perkumpulan karang taruna RW 06, Kelurahan Bandungrejosari , Kecamatan Sukun,Kota Malang membuka tempat cukur rambut atau istilah kerennya Barber Shop.

Baca juga :

Untuk tempat cukurnya, Alfan berkolaborasi dengan pihak RW di tempat tinggalnya, agar bisa memanfaatkan balai RW yang sudah jarang terpakai.

“Awalnya karena saya dirumahkan (PHK) oleh manajemen tempat kerja saya dulu, lalu tercetus ide untuk memanfaatkan balaiRW yang sudah jarang dipakai sebagai tempat usaha,”ungkap Alfan pada indikraf.com selasa  (07/04/21).

Karena berkolaborasi dengan pihak karang taruna RW,tempat cukur rambut  yang ia dirikan bersama 2 orang temannya ini ia beri nama Karang Taruna Barber shop.

Lebih lanjut Alfan mengatakan tujuan pendirian barbershop ini adalah agar Karang Taruna RW 06 Bandungrejosari punya kegiatan, atau ada orangtua anggota karang taruna yang sakit tidak bingung cari donasi.

Ternyata ide itu disambut baik Ketua RW. Hasil dari kegiatan itu selain untuk operasional barbershop juga bisa untuk RW.

“Jadi dulu itu, kalau agustusan kadang bingung cari donasi, kalau ada orang tua kawan di karang taruna sakit atau meninggal kadang bingung cari urunan, sekarang kalau ada usaha ini setidaknya bisa membantu,”ungkap pemuda yang memiliki banyak tato ini.

Tujuan lain dari pendirian karang taruna barber shop yang berada di jalan raya Janti Selatan Kota Malang  ini adalah untuk membantu teman-teman di karang taruna yang belum memiliki pekerjaan bisa belajar memotong secara langsung ditempat barber shop, tentunya diajari langsung oleh Alfan.

Baca juga :

“Jadi daripada teman-teman gak ngapa ngapain dan belum kerja, bisa sama-sama belajar motong disini. Jadi gak perlu susah-susah cari kerja ikut orang,”tambah Alfan.

Untuk jasa potong rambut di tempat ini, Alfan menarik ongkos sebesar Rp 15 ribu, uang sebesar itu sudah termasuk jasa cuci rambut.

Selama dua bulan pembukaan karang taruna barber shop ini, Alfan bersyukur sudah banyak pelanggan yang datang, dalam satu minggu rata-rata bisa menghasilkan pemasukan sebesar Rp 600 ribu.

“Rata-rata dalam seminggu bisa menghasilkan Rp 500.000-600.000, tergantung ramainya pelanggan,” kata Alfan.

Related Articles