Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifKabar Kreatif

Solusi Monitoring PJU, Pemkot Malang Pilih Inovasi Samson, Apa Itu?

Indiekraf.com-Pemerintah kota Malang terus berinovasi demi perkembangan menuju smart city, terbaru kota yang baru berulang tahun ke 107 tahun ini mendapatkan tawaran dari perusahan lokal Siklon yakni sebuah inovasi untuk monitoring sistem penerangan jalan umum yang disebut dengan istilah Samson.

Samson sendiri merupakan aplikasi berbasis web untuk memonitor semua merek dan tipe PJU secara efisien dan ekonomis dengan hanya satu sistem atau dengan istilah single dashboard. Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menyambut baik dan mengapresiasi inovasi Samson ini.

Baca juga :

Menurutnya, inovasi ini dapat membantu pemerintah dalam memenuhi tuntutan masyarakat terhadap layanan publik, khususnya terkait dengan Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Contoh lampu di sini padam, mudah-mudahan dengan sistem ini bisa menguraikan alasan karena apa lampu PJU di suatu tempat padam, kapan dia padam sehingga harus segera ada tindakan. Saya lihat ada nilai efisiensi, baik waktu dan pembiayaan,”ungkap Sutiaji dilansir dari malangkota.go.id.

Walikota malang Sutiaji (photo:malangkota.go.id)

Sementara itu. Founder dan CEO Siklon,Sigit Swasono,ST,MM mengatakan jika program Samson dinilai mampu memonitor biaya energi listrik PJU serta mampu memetakan aset PJU secara akurat agar tercipta tata kelola aset yang akuntabel.

“Sistem monitoring PJU, mendukung layanan publik terkait dengan PJU. Lebih mudah dan efisien untuk semua tipe karena yang ada di market saat ini buatan luar negeri biasanya merk A sistem monitoringnya harus menggunakan merk A, di sini kami mencari solusi di mana dengan produk-produk yang sudah ada bisa dimonitoring semuanya,” kata Sigit.

Sigit menambahkan bahwa ada beberapa kota di Indonesia yang telah menggunakan inovasi Samson ini seperti Semarang, Makasar dan juga provinsi Banten.

Baca juga :

“Yang sudah menggunakan Kota Semarang, Provinsi Banten, dan Kota Makassar. Kalau sistem Samson PJU dengan memakai LED efisiensi bisa menghemat hingga 60% dan kami dapat memonitoring agar tagihan listrik agar tidak bengkak,” jelas Sigit.

Sigit juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bahwa ada produk Indonesia yang bisa memudahkan untuk memanajemen, terkait aset-aset PJU dan memudahkan mereka dalam menindaklanjuti komplain dari masyarakat yang terkait dengan PJU.

Related Articles