Acara KreatifIndustri KreatifKabar Kreatif

Dinsos Kota Malang Terus Kembangkan Soft Skill Kaum Difabel Dengan Cara Begini

Indiekraf.com-Kondisi pandemi Covid-19 yang tidak tahu kapan akan berakhir, tak lantas membuat pihak Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang tidak hanya diam.

Mereka terus berinovasi dan berupaya untuk mengembangkan setiap potensi masyarakat, terbaru,mereka berupaya mengembangkan potensi dan soft skill para penyandang disabilitas di Kota Malang.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial (Replinjamsos) Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Titik Kristiani mengatakan jika Dinsos melakukan beberapa pelatihan menarik bagi kaum difabel seperti pelatihan tata boga untuk membuat kue, serta pelatihan budidaya lele.

Baca juga :

“Melalui pelatihan budi daya lele, selanjutnya para peserta membuat makanan berbahan dasar lele, seperti kerupuk, cilok dan abon,” ujar Titik melansir dari  Kabarmalang.com, Minggu (16/5).

Titik mengatakan khusus untuk pelatihan budidaya lele, pihaknya kini sedang proses pembentukan pengurus dari peserta untuk menindakIanjuti hasil pelatihan.

“Ini masih dalam proses pembentukan pengurus, kalau sudah terbentuk, akan kita coba agar ada pembinaan, supaya mereka bisa memproduksi dan memasarkan produk,” tambah Titik.

Di samping pelatihan tata boga dan budidaya lele, Dinas Sosial Kota Malang juga telah menggarap pelatihan tentang cleaning service dan hidroponik bagi disabilitas.

Baca juga :

Pelatihan cleaning service terhelat di Yayasan Putra Pancasila Bumia Ayu. Lalu yang hidroponik di Kecamatan Lowokwaru.

Titik menambahkan ada 16 peserta yang mengikuti setiap pelatihan tersebut. Para peserta hadir dari data Keluarga Besar Disabilitas Kota Malang, jenjang usianya 18-35 tahun

Sementara itu, untuk pelatihan budidaya leledan hodroponik berlangsung selama 21 hari.

“Kalau yang lain, budidaya lele dan hidroponik itu 21 hari, langsung praktek di situ dan ada produknya,” pungkas Titik.

Related Articles